• From Chaos to Cooperation: Ayu's Aquarium Adventure
    Feb 27 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: From Chaos to Cooperation: Ayu's Aquarium Adventure Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-27-23-34-02-id Story Transcript:Id: Di dalam hiruk-pikuk Jakarta Aquarium, Ayu, seorang relawan muda yang berjiwa petualang, berdiri dengan alat makan di tangannya.En: In the bustling Jakarta Aquarium, Ayu, a young volunteer with an adventurous spirit, stood with feeding tools in her hand.Id: Ia memandang kagum pada ikan-ikan tropis yang berenang di balik kaca.En: She gazed in awe at the tropical fish swimming behind the glass.Id: Ayu memiliki impian besar menjadi ahli biologi kelautan suatu hari nanti.En: Ayu had big dreams of becoming a marine biologist one day.Id: Namun saat ini, dia hanya seorang relawan yang ingin membuktikan tanggung jawabnya.En: But for now, she was just a volunteer who wanted to prove her responsibility.Id: Hari itu, suasana mengambang di udara lembab karena musim hujan baru saja tiba.En: That day, the atmosphere was floating in the humid air because the rainy season had just arrived.Id: Aroma tanah basah bercampur dengan bau laut dari akuarium, menciptakan atmosfer unik.En: The aroma of wet earth mixed with the smell of the sea from the aquarium, creating a unique atmosphere.Id: Ayu mempersiapkan diri untuk memberi makan ikan, berharap bisa mengesankan pengawasnya.En: Ayu prepared herself to feed the fish, hoping to impress her supervisor.Id: Namun, sial terjadi.En: However, misfortune struck.Id: Ayu dengan semangat membuka tutup tangki, tetapi ternyata, dia membuka tangki yang salah.En: Ayu eagerly opened the tank cover, but it turned out she opened the wrong tank.Id: Sekelompok ikan keluar dengan ceria, berenang di udara, merambah ke berbagai sudut akuarium.En: A group of fish joyfully swam out into the air, spreading to various corners of the aquarium.Id: Para pengunjung yang tengah menikmati pemandangan, tiba-tiba terhenyak dan mulai berkerumun.En: Visitors who were enjoying the view suddenly gasped and started to gather.Id: "Ayu!En: "Ayu!Id: Apa yang terjadi?En: What's happening?"Id: " teriak Rani sambil berlari menghampiri Ayu.En: shouted Rani as she ran toward Ayu.Id: "Ikan-ikan keluar!En: "The fish are out!Id: Aku salah buka tutup!En: I opened the wrong cover!"Id: " Ayu menjelaskan dengan panik.En: Ayu explained in a panic.Id: Budi yang kebetulan berada di dekat situ ikut panik.En: Budi, who happened to be nearby, also panicked.Id: "Kita harus bagaimana, Ayu?En: "What should we do, Ayu?"Id: "Ayu terdiam sejenak, matanya mencari jawaban.En: Ayu paused for a moment, her eyes searching for answers.Id: Ini momen krusial.En: This was a crucial moment.Id: Dia harus membuktikan bahwa dia mampu mengatasi situasi ini.En: She had to prove that she could handle this situation.Id: Namun, sendiri tak akan cukup.En: But she couldn't do it alone.Id: "Kita perlu kerjasama.En: "We need to cooperate.Id: Ayo kita gunakan jaring sisa dan buat penghalang!En: Let's use spare nets and make a barrier!"Id: "Dengan semangat yang membara, Ayu, Rani, dan Budi bergegas beraksi.En: With burning enthusiasm, Ayu, Rani, and Budi quickly sprang into action.Id: Mereka mengumpulkan jaring dan benda-benda lain yang bisa dijadikan penghalang.En: They gathered nets and other objects that could be used as barriers.Id: Dengan cermat, mereka memandu ikan-ikan kembali ke arah tangki mereka.En: Carefully, they guided the fish back toward their tank.Id: Pengunjung yang tadinya heboh, kini menjadi pendukung yang menyemangati aksi mereka.En: The visitors, who were initially in a frenzy, now became supporters cheering for their efforts.Id: Satu per satu ikan berhasil kembali ke tempatnya.En: One by one, the fish successfully returned to their place.Id: Ayu merasa lega.En: Ayu felt relieved.Id: Namun dalam satu momen tidak terduga, dia terpeleset dan jatuh ke dalam tangki yang kini sudah tertutup rapat.En: But in an unexpected moment, she slipped and fell into the tank, which was now securely closed.Id: Semua orang tertawa, termasuk pengawas yang menepuk-nepuk bahu Ayu ketika dia keluar dari air.En: Everyone laughed, including the supervisor who patted Ayu's shoulder when she got out of the water.Id: "Ayu, kamu hebat.En: "Ayu, you did great.Id: Bukan hanya menunjukkan tanggung jawab, tapi juga kemitraan yang baik dengan teman-temanmu," kata sang pengawas sambil tersenyum.En: Not only showing responsibility but also demonstrating good partnership with your friends," said the supervisor with a smile.Id: Ayu merasa puas.En: Ayu felt satisfied.Id: Dia belajar pentingnya meminta bantuan dan bahwa setiap masalah bisa diatasi dengan kerja sama.En: She learned the importance of asking for help and that every problem can be solved with cooperation.Id: Kini, Ayu lebih percaya diri menghadapi situasi yang tak terduga di masa depan.En: Now, Ayu was more confident in facing unexpected situations in the future.Id: Meskipun basah kuyup, hatinya penuh ...
    Show More Show Less
    17 mins
  • Love's Proposal: A Rainy Day at Jakarta Aquarium
    Feb 27 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Love's Proposal: A Rainy Day at Jakarta Aquarium Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-27-08-38-20-id Story Transcript:Id: Budi berdiri di depan tangki besar yang berkilauan di Jakarta Aquarium.En: Budi stood in front of the large shimmering tank at Jakarta Aquarium.Id: Matanya tertuju pada ikan-ikan yang berenang lincah di dalamnya.En: His eyes were fixed on the fish swimming gracefully inside.Id: Hari itu, awan kelabu menggantung di langit, menandakan musim hujan di Jakarta yang tengah berkuasa.En: That day, gray clouds hung in the sky, signaling the rainy season in Jakarta was in full force.Id: Namun, hujan tidak menghentikan pengunjung.En: However, the rain didn't deter the visitors.Id: Orang-orang berkerumun di sekitar tangki, terpukau oleh pemandangan bawah laut.En: People crowded around the tank, captivated by the underwater scene.Id: Budi merasa jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya.En: Budi felt his heart pounding faster than usual.Id: "Hari ini adalah hari yang besar," pikirnya.En: "Today is a big day," he thought.Id: Di sisinya, Rina tersenyum, menikmati keindahan laut dalam.En: Beside him, Rina smiled, enjoying the beauty of the deep sea.Id: Dewi, sahabat Budi, berdiri tak jauh, siap membantu sesuai rencana mereka.En: Dewi, Budi's friend, stood not far away, ready to help according to their plan.Id: Di seberang tangki raksasa, suasana riuh.En: Across from the giant tank, the atmosphere was bustling.Id: Seorang anak kecil, dengan mainannya, mendekat ke kaca.En: A small child, with his toy, approached the glass.Id: Tiba-tiba *plup!En: Suddenly *plup!Id: * mainan itu jatuh ke dalam air.En: * the toy fell into the water.Id: Pengunjung mulai berbisik, menciptakan sedikit keributan.En: Visitors began to whisper, creating a slight commotion.Id: Budi merasa gugup.En: Budi felt nervous.Id: "Apa ini saat yang tepat?En: "Is this the right moment?"Id: " gumamnya, ragu.En: he muttered, uncertain.Id: Dewi melihat keresahan di wajah Budi.En: Dewi saw the unease on Budi's face.Id: Ia segera bergerak, menciptakan gangguan kecil agar kerumunan teralihkan ke sudut lain.En: She quickly moved to create a small distraction to shift the crowd's attention to another corner.Id: Dewi mulai berbicara dengan pengunjung lain tentang pertunjukan pinguin di dekat sana, membuat sebagian besar dari mereka beranjak pergi.En: Dewi started talking to other visitors about the penguin show nearby, causing most of them to move away.Id: Melihat kesempatan, Budi mengambil napas dalam-dalam.En: Seeing the opportunity, Budi took a deep breath.Id: Kini hanya tersisa Budi dan Rina di depan tangki.En: Now, only Budi and Rina remained in front of the tank.Id: Ikan-ikan berwarna-warni berenang tenang, memberikan suasana menenangkan.En: The colorful fish swam calmly, providing a soothing atmosphere.Id: "Ini saatnya," kata Budi pada dirinya sendiri, menguatkan hati.En: "It's time," Budi said to himself, steeling his nerves.Id: "Budi, kenapa kelihatan gugup?En: "Budi, why do you look nervous?"Id: " tanya Rina sambil tertawa kecil.En: asked Rina with a small laugh.Id: Budi tersenyum, lalu bangkit berlutut.En: Budi smiled, then knelt down.Id: "Rina, kamu tahu aku sayang kamu.En: "Rina, you know I love you.Id: Aku ingin menghabiskan sisa hidupku bersamamu.En: I want to spend the rest of my life with you.Id: Will you marry me?En: Will you marry me?"Id: " ucap Budi, suaranya sedikit bergetar.En: Budi said, his voice trembling slightly.Id: Rina terkejut, matanya membesar.En: Rina was surprised, her eyes widened.Id: "Oh Budi," katanya, air mata kebahagiaan mengalir.En: "Oh Budi," she said, tears of happiness streaming down.Id: "Ya, aku mau!En: "Yes, I will!"Id: " jawab Rina sambil memeluk Budi erat.En: Rina replied, hugging Budi tightly.Id: Mereka berdiri berdua, dunia seakan hilang.En: They stood together, as if the world disappeared.Id: Hanya ada mereka, ikan-ikan yang menjadi saksi cinta mereka, dan dewasa yang semakin percaya diri melangkah ke masa depan.En: It was just them, the fish that witnessed their love, and adults who grew confident stepping into the future.Id: Di tengah musim hujan, di antara keindahan laut dalam Jakarta Aquarium, Budi dan Rina menemukan langit cerah dalam perasaan mereka.En: Amidst the rainy season, among the deep-sea beauty at Jakarta Aquarium, Budi and Rina found a bright sky in their hearts.Id: Budi merasa lebih berani, siap memulai babak baru dalam hidupnya bersama Rina.En: Budi felt braver, ready to start a new chapter in his life with Rina.Id: Sewaktu mereka meninggalkan tempat itu, Budi tak henti tersenyum, yakin pada langkah berani yang baru saja diambilnya.En: As they left the place, Budi couldn't stop smiling, reassured by the bold step he just took. Vocabulary Words:shimmering: berkilauangracefully: lincahdeter: menghentikancaptivated: terpukaupounding: berdetakbustling: riuhcommotion: keributanunease: ...
    Show More Show Less
    17 mins
  • Brewed Brilliance: A Fusion of Tradition and Innovation
    Feb 26 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Brewed Brilliance: A Fusion of Tradition and Innovation Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-26-23-34-02-id Story Transcript:Id: Hujan gerimis menetes di atap seng rumah-rumah sekitar Jalan Malioboro, Yogyakarta.En: The drizzle is falling on the tin roofs of the houses around Jalan Malioboro, Yogyakarta.Id: Di dalam sebuah ruang kecil, aroma kopi yang disangrai memenuhi udara.En: Inside a small room, the aroma of roasting coffee beans fills the air.Id: Ruangan itu adalah tempat Arif bekerja sehari-hari.En: This room is where Arif works daily.Id: Dinding kayu tua yang dipenuhi karung-karung goni mengelilingi mereka, menciptakan atmosfer yang hangat.En: Old wooden walls covered with jute sacks surround them, creating a warm atmosphere.Id: Melalui jendela besar, Arif bisa melihat keramaian kota yang tetap hiruk-pikuk meskipun musim hujan mulai berakhir.En: Through the large window, Arif can see the bustling city that remains lively even though the rainy season is coming to an end.Id: Arif berdiri di dekat mesin sangrai, memperhatikan setiap biji kopi yang berputar di dalamnya.En: Arif stands near the roasting machine, observing every coffee bean rotating inside it.Id: Dia dikenal sebagai penyeduh kopi yang handal, seseorang yang sangat menghargai keindahan teknik tradisional.En: He is known as a skilled barista, someone who deeply appreciates the beauty of traditional techniques.Id: Namun, hari ini dia merasa sedikit cemas.En: However, today he feels a bit anxious.Id: Mereka harus mempersiapkan racikan baru untuk musim ini.En: They must prepare a new blend for this season.Id: Harus ada sesuatu yang istimewa, karena mentornya akan datang untuk mencicipi dan memberikan penilaian.En: It needs to be something special because his mentor will come to taste and give his assessment.Id: Di sudut lain, Sari, seorang barista berbakat, sedang sibuk bereksperimen dengan berbagai bumbu dan aroma.En: In another corner, Sari, a talented barista, is busy experimenting with various spices and aromas.Id: Dia penuh dengan ide-ide baru dan kreatif.En: She's full of new and creative ideas.Id: "Arif, bagaimana kalau kita tambahkan sentuhan sedikit jahe?En: "Hey Arif, what if we add a hint of ginger?"Id: " usul Sari dengan antusias.En: suggests Sari enthusiastically.Id: Arif terdiam sesaat.En: Arif pauses for a moment.Id: Bukan karena idenya buruk, tetapi karena dia khawatir jika terlalu banyak berinovasi, racikannya kehilangan karakter tradisionalnya.En: Not because the idea is bad, but because he's worried that if they innovate too much, the blend will lose its traditional character.Id: "Entahlah, Sari.En: "I don't know, Sari.Id: Aku tidak yakin kalau itu akan cocok," jawab Arif perlahan.En: I'm not sure if it will work," replies Arif slowly.Id: Namun Sari tidak menyerah.En: But Sari doesn’t give up.Id: "Cobalah.En: "Just try it.Id: Ini bisa memberikan rasa hangat yang berbeda, terutama di musim beralih seperti sekarang," lanjutnya, sambil menyodorkan piring kecil berisi kopi dengan rasa jahe yang halus.En: It could give a different warm flavor, especially in the transitioning season like now," she continues, offering a small plate with a smoothly ginger-flavored coffee.Id: Dengan enggan, Arif mencicipi.En: Reluctantly, Arif tastes it.Id: Rasa hangat menyelimuti lidahnya, ada sesuatu yang menarik dan menenangkan.En: A warm sensation envelops his tongue, there's something intriguing and comforting about it.Id: "Kita bisa mencobanya," ujarnya akhirnya, senyum tipis terukir di wajahnya.En: "We can try it," he finally says, a faint smile appearing on his face.Id: Hari yang dinanti pun tiba.En: The awaited day arrives.Id: Mentor Arif duduk, siap mencicipi kopi racikan baru mereka.En: Arif's mentor sits, ready to taste their new coffee blend.Id: Di hadapannya, dua cangkir kopi disajikan.En: In front of him, two cups of coffee are served.Id: Yang satu menggunakan metode tradisional murni, yang lain adalah hasil kolaborasi Arif dan Sari – perpaduan tradisi dengan sentuhan kreatif.En: One uses a pure traditional method, the other is the result of Arif and Sari's collaboration—a fusion of tradition with a creative touch.Id: Sang mentor mencicipi dengan penuh perhatian.En: The mentor tastes them attentively.Id: Dahinya berkerut, seolah sedang menganalisis setiap lapisan rasa yang tampil.En: His brows furrow as if analyzing every layer of flavor presented.Id: Kemudian sebuah senyum terukir di wajahnya.En: Then a smile appears on his face.Id: "Ini luar biasa," katanya, menunjuk cangkir hasil kolaboratif.En: "This is extraordinary," he says, pointing to the collaborative cup.Id: Arif terkejut sekaligus lega.En: Arif is both surprised and relieved.Id: Dia menyadari bahwa menjaga teknik tradisional tetap penting, tetapi buka terhadap ide baru juga membawa hasil yang memuaskan.En: He realizes that maintaining traditional techniques is important, but...
    Show More Show Less
    19 mins
  • Rekindling Friendships: A Rainy Reunion in Bandung
    Feb 26 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Rekindling Friendships: A Rainy Reunion in Bandung Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-26-08-38-20-id Story Transcript:Id: Gemuruh hujan mengalun lembut di atas atap plester kafe yang hangat di tengah Kota Bandung.En: The rumble of the rain softly echoed on the plaster roof of the warm café in the heart of Kota Bandung.Id: Aroma kopi yang baru dipanggang menyebar ke seluruh ruangan, mengiringi percakapan lembut orang-orang yang berlindung dari hujan.En: The aroma of freshly roasted coffee spread throughout the room, accompanying the gentle conversations of people seeking refuge from the rain.Id: Di salah satu sudut, duduklah tiga sahabat lama: Rina, Agus, dan Sari.En: In one corner sat three old friends: Rina, Agus, and Sari.Id: Mereka bertemu di sebuah coffee roastery yang sudah lama menjadi tempat berkumpul favorit mereka ketika masih muda.En: They met at a coffee roastery that had long been their favorite gathering spot when they were young.Id: Rina baru kembali ke Bandung setelah bertahun-tahun tinggal di luar negeri.En: Rina had just returned to Bandung after living abroad for many years.Id: Hatinya dipenuhi kerinduan untuk menjalin kembali tali persahabatan yang sempat terputus.En: Her heart was filled with a longing to reconnect ties of friendship that had been interrupted.Id: "Rina! Sudah lama sekali," sapa Agus dengan senyum hangatnya.En: "Rina! It's been so long," greeted Agus with his warm smile.Id: Ia kini menjalankan bisnis keluarga, bekerja keras dan merasa puas dengan kehidupannya.En: He now runs the family business, working hard and feeling satisfied with his life.Id: "Bagaimana kehidupanmu di luar sana?"En: "How has life been out there?"Id: Rina menarik napas dalam-dalam, memilih kata-katanya dengan hati-hati.En: Rina took a deep breath, choosing her words carefully.Id: "Banyak yang terjadi. Aku merasa senang bisa kembali ke sini," jawabnya, namun ada rasa khawatir yang mengintip dari balik matanya.En: "A lot has happened. I'm glad to be back here," she replied, though a hint of worry peeked from her eyes.Id: Sari, dengan semangat petualangnya yang tak pernah pudar, menatap Rina penuh rasa ingin tahu.En: Sari, with her adventurous spirit that never faded, looked at Rina with curiosity.Id: "Aku dengar kamu berkeliling ke banyak tempat. Pasti banyak cerita menarik!"En: "I heard you've traveled to many places. Surely you have lots of interesting stories!"Id: Sari sendiri sedang berpikir untuk melakukan perubahan besar dalam hidupnya—mungkin pergi ke luar negeri untuk memulai sesuatu yang baru.En: Sari herself was considering a big change in her life—perhaps going abroad to start something new.Id: Pembicaraan mereka melaju dengan lancar, dipenuhi tawa dan kenangan masa lalu.En: Their conversation flowed smoothly, filled with laughter and memories of the past.Id: Tapi, di sela-sela tawa itu, Rina merasa ada yang mengganjal.En: But, amidst the laughter, Rina felt something was amiss.Id: Ia khawatir teman-temannya tidak lagi mengenal dirinya yang dulu.En: She worried her friends no longer knew the person she used to be.Id: Di tengah percakapan, suasana berubah saat Sari bertanya, "Apa yang sebenarnya membawamu kembali ke Bandung, Rina?"En: In the middle of the conversation, the atmosphere shifted when Sari asked, "What really brought you back to Bandung, Rina?"Id: Rina terdiam sejenak, menatap keluar ke arah kaca jendela yang dibasahi air hujan.En: Rina paused for a moment, looking out the rain-soaked window.Id: Ia tahu ini adalah saatnya untuk jujur.En: She knew it was time to be honest.Id: "Aku merasa kehilangan arah di luar negeri. Aku merindukan rumah. Dan, terutama, aku merindukan kalian."En: "I felt lost abroad. I missed home. And, mostly, I missed you all."Id: Pengakuannya membuat ruang terasa hening sejenak.En: Her confession made the room fall silent for a moment.Id: Lalu, Agus tersenyum, "Rina, kami juga merindukanmu.En: Then, Agus smiled, "Rina, we missed you too.Id: Kita mungkin berubah, tapi persahabatan kita tidak."En: We may have changed, but our friendship hasn’t."Id: Rina kemudian bercerita tentang pengalamannya selama berada di luar negeri, tantangan yang dihadapinya, dan pelajaran yang ia peroleh.En: Rina then shared her experiences abroad, the challenges she faced, and the lessons she learned.Id: Ceritanya yang tulus berhasil menghapus ketegangan yang dirasakan sejak awal pertemuan.En: Her sincere story managed to dissolve the tension felt since the start of the meeting.Id: Mereka mengangguk memahami, ekspresi wajah mereka kini lebih rileks dan penuh kasih sayang.En: They nodded in understanding, their expressions now more relaxed and full of affection.Id: Setelah itu, tawa kembali mengisi ruang.En: Afterward, laughter filled the room once again.Id: Ketiganya saling berbagi cerita, menggali kenangan dan merencanakan pertemuan di masa depan.En: The three of them shared stories,...
    Show More Show Less
    21 mins
  • Finding Serenity: Embracing Inner Peace Amidst Life's Storms
    Feb 25 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Finding Serenity: Embracing Inner Peace Amidst Life's Storms Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-25-23-34-02-id Story Transcript:Id: Di tengah derasnya hujan yang mengguyur Ubud, ketenangan menyelimuti Retreat Spiritual yang terletak di tengah hutan tropis.En: In the midst of the heavy rain pouring down in Ubud, tranquility enveloped the Spiritual Retreat located in the heart of the tropical forest.Id: Tetesan hujan terdengar lembut di atas dedaunan lebat, menciptakan simfoni alami yang membawa kedamaian bagi siapa pun yang mendengarnya.En: Raindrops could be heard softly on the dense leaves, creating a natural symphony that brought peace to anyone who listened.Id: Dalam suasana ini, Rina datang ke Ubud, mencari ketenangan dalam kekacauan hatinya.En: In this atmosphere, Rina came to Ubud, seeking calm amidst the chaos of her heart.Id: Rina adalah wanita muda yang penuh kegelisahan.En: Rina was a young woman full of anxiety.Id: Rasa cemas berlebihan membuatnya sulit menentukan arah kehidupannya.En: Excessive worries made it difficult for her to determine the direction of her life.Id: Setiap langkah terasa berat, seolah-olah selalu ada kabut yang terus membentang menghalangi pandangannya.En: Every step felt heavy, as if there were always a fog stretching out, blocking her view.Id: Dia berharap di sini, di tempat ini, dia akan menemukan cara untuk menenangkan pikirannya yang terus menerus gelisah.En: She hoped here, in this place, she would find a way to calm her continuously restless mind.Id: Dewi, sahabat Rina yang penuh perhatian, mendampinginya ke retreat ini.En: Dewi, Rina's attentive friend, accompanied her to the retreat.Id: Dewi selalu mengingatkan Rina untuk menarik napas dalam-dalam, memberikan ruang bagi hati untuk berbicara, bukan hanya kepala.En: Dewi always reminded Rina to take a deep breath, allowing room for the heart to speak, not just the head.Id: "Cobalah untuk merasakan ketenangan, Rina.En: "Try to feel the tranquility, Rina.Id: Dengarkan alam, biarkan dirimu merasa tenang," kata Dewi dengan lembut saat mereka duduk di salah satu paviliun meditasi, menghadap taman yang subur.En: Listen to nature, let yourself feel calm," said Dewi gently as they sat in one of the meditation pavilions, facing the lush garden.Id: Mereka juga bertemu Budi, seorang pemandu spiritual yang bijak namun penuh misteri.En: They also met Budi, a wise but mysterious spiritual guide.Id: Budi memiliki cara berbicara yang membuat orang merasa didengarkan dan dipahami.En: Budi had a way of speaking that made people feel heard and understood.Id: Dengan suara menenangkan, dia mengajak kelompok itu untuk menemukan kedamaian dalam kebisuan dan sepi, terutama saat merayakan Nyepi, Hari Raya Nyepi, hari hening di Bali.En: With a soothing voice, he invited the group to find peace in silence and quiet, especially while celebrating Nyepi, Hari Raya Nyepi, the day of silence in Bali.Id: Namun, dalam keheningan itulah badai di dalam diri Rina justru semakin menggelegak.En: However, in that silence, the storm within Rina just grew more intense.Id: Setiap kali berusaha memusatkan perhatian dalam meditasi, pikirannya melayang, sarat dengan keraguan dan rasa takut.En: Every time she tried to concentrate during meditation, her mind wandered, laden with doubts and fears.Id: Ketakutan akan masa depan, ketidakpastian hidup, semua berkumpul menjadi satu, mengaburkan tujuannya.En: Fear of the future, the uncertainties of life, all gathered together, obscuring her purpose.Id: Menjelang malam saat sesi meditasi dipimpin oleh Budi berlangsung, hujan yang turun berubah menjadi badai.En: Toward evening, as a meditation session led by Budi continued, the rain transformed into a storm.Id: Suara guntur saling bersahutan dengan rintik hujan yang mengguyur deras.En: The sound of thunder echoed in tandem with the heavy downpour.Id: Di saat yang sama, kecemasan Rina mencapai puncaknya.En: At the same time, Rina's anxiety reached its peak.Id: Hatinya gelisah, pikirannya berlari-lari, seolah-olah ada badai lain terbentuk di dalam dirinya.En: Her heart was restless, her mind racing, as if another storm was forming within her.Id: Di tengah kekacauan itu, Dewi mengulurkan tangan, menggenggam tangan Rina dengan erat.En: Amidst the chaos, Dewi reached out, grasping Rina's hand tightly.Id: "Kamu tidak sendirian," bisik Dewi lembut, menguatkannya untuk tinggal dan menghadapi badai dalam dirinya.En: "You are not alone," Dewi whispered gently, strengthening her to stay and face the storm within herself.Id: Sementara itu, Budi berbicara dengan tenang, "Seperti badai yang datang dan pergi, begitu juga perasaan kita, Rina.En: Meanwhile, Budi spoke calmly, "Just like storms that come and go, so do our feelings, Rina.Id: Tidak ada yang abadi.En: Nothing is permanent."Id: "Rina menarik napas dalam-dalam, memejamkan mata.En: Rina took a deep breath, closed her eyes.Id: Dia ...
    Show More Show Less
    20 mins
  • Accidental Peace: Dewi’s Chaotic Path to Serenity
    Feb 25 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Accidental Peace: Dewi’s Chaotic Path to Serenity Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-25-08-38-20-id Story Transcript:Id: Dewi duduk di atas alas jerami, matanya terpejam, mencoba berkonsentrasi pada suara aliran sungai kecil yang mengalir di dekatnya.En: Dewi sat on a straw mat, her eyes closed, trying to concentrate on the sound of the small stream flowing nearby.Id: Sejak tiba di retret spiritual di Bali, Dewi merasa skeptis.En: Since arriving at the spiritual retreat in Bali, Dewi felt skeptical.Id: Apakah meditasi benar-benar bisa memberikan kedamaian batin?En: Could meditation truly bring inner peace?Id: Namun, Budi, pemandu retret, selalu mengatakan, “Berada di sini memberi Anda kesempatan untuk melampaui keramaian dunia.”En: However, Budi, the retreat guide, always said, “Being here gives you the opportunity to transcend the world's hustle and bustle.”Id: Pagi itu, udara sejuk dan sedikit angin berdesir di antara pepohonan palem.En: That morning, the air was cool, and a gentle breeze rustled through the palm trees.Id: Ratna, teman sekamar Dewi, duduk bersebelahan, tampak sepenuhnya tenggelam dalam meditasi.En: Ratna, Dewi's roommate, sat beside her, appearing fully immersed in meditation.Id: Namun, pikiran Dewi melayang kembali ke kehidupan kantor yang sibuk, dengan tenggat waktu dan rapat tanpa akhir.En: However, Dewi's thoughts drifted back to her busy office life, with endless deadlines and meetings.Id: Di tengah latihannya, seekor monyet berekor panjang melompat dari atap.En: In the middle of her practice, a long-tailed monkey jumped from the roof.Id: Ia dengan nakal merenggut tas Dewi dan menarik keluar kristal meditasi miliknya, barang yang dianggap kunci kedamaian oleh Budi.En: It mischievously snatched Dewi's bag and pulled out her meditation crystal, an item Budi considered key to peace.Id: "Hei, kembalikan!" seru Dewi, terkejut.En: “Hey, give it back!” Dewi exclaimed, surprised.Id: Monyet itu melompat dengan gesit, memegang kristal.En: The monkey jumped nimbly, holding the crystal.Id: Tanpa pikir panjang, Dewi berdiri dan mengejarnya.En: Without a second thought, Dewi stood up and chased after it.Id: Aturan utama di retret ini adalah untuk tetap tenang, namun hatinya gelisah melihat penjahat kecil itu.En: The main rule at this retreat is to remain calm, but her heart was restless seeing the little thief.Id: "Budi, lihat! Monyet itu!" Dewi memanggil saat melintasi lapangan rumput hijau.En: “Budi, look! The monkey!” Dewi called out as she ran across the green grass field.Id: Budi hanya tersenyum, mengetahui kejenakaan para monyet di sini sudah sering terjadi.En: Budi just smiled, well aware of the antics of the monkeys here.Id: "Tetap tenang, Dewi," katanya dari kejauhan.En: “Stay calm, Dewi,” he said from afar.Id: "Jangan biarkan dunia luar mengganggu ketenanganmu."En: “Don’t let the outside world disturb your peace.”Id: Namun, Dewi tidak bisa diam.En: However, Dewi could not stay still.Id: Ia berlari melewati sawah dan pohon, semakin mendekati monyet yang memanjat pohon beringin besar.En: She ran past paddy fields and trees, getting closer to the monkey climbing a large banyan tree.Id: Akhirnya, monyet itu berhenti di puncak, mengayun-ayunkan kristal dengan penuh kesenangan.En: Finally, the monkey stopped at the top, swinging the crystal with delight.Id: Dewi mendongak, terengah-engah, dan tertawa.En: Dewi looked up, panting and laughing.Id: Semua usahanya tampak sia-sia menghadapi makhluk kecil ini.En: All her efforts seemed in vain against this small creature.Id: Ratna dan peserta retret lainnya mulai berkumpul, tertawa bersama melihat situasi aneh itu.En: Ratna and the other retreat participants began to gather, laughing together at the strange situation.Id: Ketegangan yang Dewi rasakan berangsur hilang.En: The tension Dewi felt gradually faded.Id: Ternyata, kebahagiaan dan kedamaian lebih kuat daripada hanya sekedar objek fisik.En: It turned out, happiness and peace were stronger than mere physical objects.Id: Dewi menyadari, di tengah kekacauan ini, ada pelajaran berharga.En: Dewi realized, amidst this chaos, there was a valuable lesson.Id: Kedamaian tidak selalu datang dari kesempurnaan, tetapi dari penerimaan terhadap ketidaksempurnaan.En: Peace does not always come from perfection, but from acceptance of imperfection.Id: Ia tersenyum, melihat kristal melambai dari tangan jalang itu, dan merasakan sebuah pencerahan sederhana namun mendalam.En: She smiled, watching the crystal wave from the little rascal's hand, and felt a simple yet profound enlightenment.Id: Di bawah rimbunnya beringin, diiringi tawa teman-temannya, Dewi menemukan keheningan yang sejati.En: Under the lush banyan tree, accompanied by her friends' laughter, Dewi found true serenity.Id: Itu bukan karena ketenangan, tetapi dari hatinya sendiri.En: It was not due to tranquility, but from within her...
    Show More Show Less
    18 mins
  • Bunaken's Hidden Treasure: A Dive into Discovery and Friendship
    Feb 24 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Bunaken's Hidden Treasure: A Dive into Discovery and Friendship Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-24-23-34-02-id Story Transcript:Id: Di bawah sinar matahari musim panas selatan, air laut di Bunaken berkilauan seperti permadani biru yang memukau.En: Under the southern summer sun, the sea water at Bunaken glistens like a captivating blue carpet.Id: Angin lembut membawa aroma asin yang menyegarkan.En: A gentle breeze carries a refreshing salty aroma.Id: Terumbu karang di Bunaken ramai dengan kehidupan laut.En: The coral reefs at Bunaken teem with marine life.Id: Ikan-ikan berenang lincah di antara karang berwarna-warni.En: Fish swim nimbly among the colorful corals.Id: Rizki berdiri di tepi kapal, wajahnya penuh harap.En: Rizki stands on the edge of the boat, his face full of hope.Id: Ia adalah siswa SMA yang sangat tertarik dengan kehidupan laut.En: He is a high school student very interested in marine life.Id: Namun, di antara teman-temannya, dia sering merasa terasing.En: However, among his friends, he often feels alienated.Id: Hari ini, mereka semua berada di Bunaken untuk studi biologi laut.En: Today, they are all at Bunaken for a marine biology study.Id: Rizki berharap menemukan spesies langka untuk mengesankan teman-teman dan gurunya.En: Rizki hopes to find a rare species to impress his friends and teacher.Id: Ayu dan Fajar, teman sekelasnya, berdiri di dekatnya.En: Ayu and Fajar, his classmates, stand nearby.Id: Mereka siap mengenakan peralatan snorkeling.En: They are ready to put on their snorkeling gear.Id: “Ayo Rizki, waktu kita terbatas di sini,” kata Ayu sambil tertawa.En: “Come on Rizki, our time here is limited,” Ayu says with a laugh.Id: Fajar setuju. “Ya, siapa tahu kita bisa melihat sesuatu yang menarik!”En: Fajar agrees, “Yes, who knows we might see something interesting!”Id: Mereka mengenakan masker dan fins, lalu terjun ke air yang jernih.En: They put on masks and fins, then dive into the clear water.Id: Di bawah permukaan, kehidupan laut tampak lebih hidup.En: Below the surface, marine life seems more vibrant.Id: Ikan-ikan kecil berwarna warni dan terumbu karang yang kokoh menghiasi pemandangan.En: Small, colorful fish and sturdy coral reefs adorn the view.Id: Namun, Rizki merasa kecewa.En: However, Rizki feels disappointed.Id: Peralatannya terbatas, dan visibilitas terkadang terganggu.En: His equipment is limited, and visibility is sometimes obstructed.Id: Ia takut teman-temannya tak akan menganggap serius usahanya jika tak menemukan apa-apa.En: He fears his friends won't take his efforts seriously if he finds nothing.Id: Tetapi, semangat petualangannya tak surut.En: But his adventurous spirit does not wane.Id: Rizki memutuskan untuk berenang lebih dalam, meski tahu ada risiko terpisah dari kelompok.En: Rizki decides to swim deeper, even though he knows there's a risk of getting separated from the group.Id: Dorongan untuk menemukan sesuatu yang berharga lebih besar dari ketakutannya.En: The urge to discover something valuable outweighs his fear.Id: Ketika menyelam lebih dalam, pandangannya menangkap kilauan yang berbeda.En: As he dives deeper, his gaze catches a different gleam.Id: Seekor ikan langka dengan warna-warna yang mempesona berenang di depan matanya.En: A rare fish with mesmerizing colors swims before his eyes.Id: Rizki tak percaya dengan apa yang dilihatnya.En: Rizki can't believe what he's seeing.Id: Dengan semangat, dia melambaikan tangan memanggil Ayu dan Fajar.En: Excitedly, he waves to call Ayu and Fajar.Id: Mereka segera berenang menghampiri.En: They quickly swim over.Id: Mata Ayu membulat kaget.En: Ayu's eyes widen in surprise.Id: “Wow, Rizki! Itu luar biasa!” seru Fajar dengan kagum.En: “Wow, Rizki! That's amazing!” exclaims Fajar in awe.Id: Teman-temannya segera mengambil gambar ikan tersebut, sambil memuji Rizki atas penemuannya yang luar biasa.En: His friends immediately take pictures of the fish, while praising Rizki for his extraordinary find.Id: Saat mereka kembali ke permukaan, semua teman-teman Rizki menyambutnya dengan antusias.En: As they return to the surface, all of Rizki's friends greet him enthusiastically.Id: Guru mereka juga memberikan pujian.En: Their teacher also gives praise.Id: Rizki merasakan sesuatu yang baru—rasa percaya diri dan kedekatan dengan teman-teman sekelasnya.En: Rizki feels something new—a sense of confidence and closeness with his classmates.Id: Kebanggaan dan rasa terhubung mengisi hatinya.En: Pride and a sense of connection fill his heart.Id: Perjalanan pulang terasa berbeda.En: The journey home feels different.Id: Rizki duduk di antara Ayu dan Fajar, berbagi cerita dan tawa.En: Rizki sits between Ayu and Fajar, sharing stories and laughter.Id: Kini, ia merasa lebih percaya diri dan yakin bahwa ia memang bagian dari kelompok tersebut.En: Now, he feels more confident and assured that he indeed is part of the ...
    Show More Show Less
    18 mins
  • Rekindling Bonds: A Cap Go Meh Tale of Friendship and Culture
    Feb 24 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Rekindling Bonds: A Cap Go Meh Tale of Friendship and Culture Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-24-08-38-20-id Story Transcript:Id: Di tengah musim hujan bulan Februari, Borobudur berdiri megah dikelilingi kabut.En: In the midst of the rainy February season, Borobudur stood majestically surrounded by mist.Id: Hari itu, Borobudur lebih ramai dari biasanya.En: That day, Borobudur was busier than usual.Id: Festival Cap Go Meh meriah.En: The Cap Go Meh Festival was lively.Id: Lantunan musik tradisional dan warna-warni pakaian menyemarakkan suasana.En: The strains of traditional music and the colorfulness of the clothing enlivened the atmosphere.Id: Dewi, seorang fotografer penuh semangat, sibuk menangkap momen festival.En: Dewi, an enthusiastic photographer, was busy capturing moments of the festival.Id: Dia melihat budaya ini sebagai bagian penting dari jati dirinya.En: She saw this culture as an important part of her identity.Id: Dengan kamera di tangan, Dewi menjelajahi candi mencari sudut yang sempurna.En: With a camera in hand, Dewi explored the temple seeking the perfect angle.Id: Di sisi lain, Fajar, seorang pemandu wisata di Borobudur, berharap bertemu Dewi lagi sejak mereka lulus dari perguruan tinggi.En: On the other hand, Fajar, a tour guide at Borobudur, hoped to meet Dewi again since they graduated from college.Id: Sekarang, dia melihatnya dari kejauhan, fokus dan bersemangat.En: Now, he saw her from a distance, focused and passionate.Id: Rasa rindu dan kenangan masa lalu muncul di benaknya.En: Longing and memories of the past surfaced in his mind.Id: "Harusnya ada jalan untuk bicara dengannya," gumam Fajar.En: "There must be a way to talk to her," muttered Fajar.Id: Lia, rekan kerja dan sahabat Fajar, merasa skeptis.En: Lia, Fajar's coworker and friend, felt skeptical.Id: "Apakah Dewi masih peduli dengan kita?" tanyanya pada Fajar saat mereka mengatur tur.En: "Does Dewi still care about us?" she asked Fajar as they arranged the tour.Id: Lia takut Fajar akan kecewa jika harapannya terlalu tinggi.En: Lia feared that Fajar would be disappointed if his hopes were too high.Id: Ketika Dewi terus mengejar momen foto sempurna, Fajar mencoba mendekatinya.En: As Dewi continued to chase the perfect photo moment, Fajar tried to approach her.Id: Namun Dewi tetap tenggelam dalam pekerjaannya.En: However, Dewi remained absorbed in her work.Id: "Ayo kita pergi ke tempat yang lebih tenang," ujar Lia menyarankan.En: "Let's go to a quieter place," Lia suggested.Id: Mereka mengajak Dewi ke sudut-sudut candi yang jarang dikunjungi.En: They invited Dewi to the less visited corners of the temple.Id: Sebuah ide muncul di benak Dewi.En: An idea popped into Dewi's mind.Id: Dia memutuskan berhenti sejenak dan menikmati pertunjukan budaya.En: She decided to pause for a moment and enjoy the cultural performance.Id: Bermain musik dan tarian meriah menghentikan Dewi pada saat yang tepat.En: The lively music and dance stopped Dewi at just the right moment.Id: Langit gelap dan hujan mulai turun.En: The sky darkened, and rain began to fall.Id: Ketiganya berlindung di bawah teras candi kuno.En: The three of them took shelter under the terrace of the ancient temple.Id: Dalam keheningan yang damai, Dewi tersadar. "Aku merindukan ini," Dewi mengaku, mengedipkan mata.En: In the peaceful silence, Dewi realized, "I missed this," Dewi confessed, winking.Id: "Menikmati warisan kita, bersama teman lama."En: "Enjoying our heritage, with old friends."Id: Pada saat hujan berhenti, bayangan Borobudur diselimuti kabut yang menyisakan aura misterius dan memukau.En: When the rain stopped, the shadow of Borobudur was enveloped in mist, leaving a mysterious and captivating aura.Id: Dewi mengambil kamera, menjepret suasana dengan senyuman lebar.En: Dewi took her camera, snapped the scene with a broad smile.Id: Disinilah, dia menangkap inti dari Cap Go Meh.En: Here, she captured the essence of Cap Go Meh.Id: Melihat hasil fotonya, Fajar dan Dewi saling berpandangan.En: Seeing the results of her photos, Fajar and Dewi exchanged glances.Id: Pandangan yang penuh arti, membawa harapan baru.En: A glance full of meaning, bringing new hope.Id: Sementara Lia memandanginya, tersenyum haru.En: Meanwhile, Lia looked on, smiling wistfully.Id: Dengan hujan yang mereda, suasana festival menahtap angin baru, termasuk persahabatan mereka.En: With the rain subsiding, the festival atmosphere embraced a new breeze, including their friendship.Id: Mereka sadar pentingnya bernostalgia dalam balutan budaya yang menghidupkan.En: They realized the importance of nostalgia wrapped in a culture that brings life.Id: Kini Dewi tahu, menghubungkan kembali masa lalu dan budaya penting untuk masa depan.En: Now Dewi knows, reconnecting with the past and culture is important for the future.Id: Fajar belajar menghadapi masa lalu dan menatap masa depan lebih berani.En: Fajar learned to face ...
    Show More Show Less
    18 mins