Ayu's Dream: Embracing Art and Family Support cover art

Ayu's Dream: Embracing Art and Family Support

Ayu's Dream: Embracing Art and Family Support

Listen for free

View show details

About this listen

Fluent Fiction - Indonesian: Ayu's Dream: Embracing Art and Family Support Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-04-26-07-38-19-id Story Transcript:Id: Ayu berjongkok di samping selimut piknik yang telah digelar dengan rapi di atas tanah hijau Bogor Botanical Gardens.En: Ayu crouched beside the picnic blanket that had been neatly spread out on the green ground of the Bogor Botanical Gardens.Id: Angin musim gugur berhembus lembut, memainkan daun-daun kuning di sekitarnya.En: The autumn wind blew gently, playing with the yellow leaves around her.Id: Terdengar kicauan burung dari kejauhan, menambah suasana tenang yang mengelilingi keluarga kecil itu.En: The chirping of birds could be heard from afar, adding to the tranquil atmosphere that surrounded the small family.Id: Budi, ayah Ayu, membuka keranjang piknik dan mulai mengeluarkan makanan.En: Budi, Ayu's father, opened the picnic basket and started taking out the food.Id: Nasi liwet, ayam goreng, dan sambal terasi, aroma masakan rumah yang selalu menghangatkan hati.En: Nasi liwet, fried chicken, and sambal terasi, the aroma of homemade cooking that always warmed the heart.Id: Dewi, ibunya, tersenyum lembut sambil mengajak Ayu untuk makan.En: Dewi, her mother, smiled gently while inviting Ayu to eat.Id: Tapi pikiran Ayu berada di tempat lain.En: But Ayu's mind was elsewhere.Id: Ayu menarik napas dalam-dalam.En: Ayu took a deep breath.Id: Dia merasa bimbang.En: She felt conflicted.Id: Sejak kecil, dia selalu mengikuti harapan orang tuanya.En: Since she was a child, she had always followed her parents' expectations.Id: Namun kini, impiannya memanggilnya lebih kuat dari sebelumnya.En: But now, her dreams called out to her more strongly than ever.Id: Dia ingin belajar seni di Jakarta, tetapi rasa takut mengecewakan orang tuanya terus menghantuinya.En: She wanted to study art in Jakarta, but the fear of disappointing her parents kept haunting her.Id: Ayu mengedarkan pandangan ke sekitar, memperhatikan bunga-bunga yang mekar di sekitarnya.En: Ayu glanced around, observing the blooming flowers around her.Id: "Ini saat yang tepat," pikirnya.En: "This is the right time," she thought.Id: Lalu, di tengah keheningan yang damai, Ayu memberanikan diri untuk berbicara.En: Then, in the midst of the peaceful silence, Ayu mustered the courage to speak.Id: "Ibu, Ayah, aku ingin bicara sesuatu," katanya dengan suara sedikit bergetar.En: "Mom, Dad, I want to talk about something," she said, her voice slightly trembling.Id: Budi dan Dewi menoleh, menatap Ayu dengan penuh perhatian.En: Budi and Dewi turned, looking at Ayu with full attention.Id: Ayu merasakan tekadnya semakin kuat; dia harus jujur pada mereka.En: Ayu felt her resolve growing stronger; she had to be honest with them.Id: "Aku... aku ingin belajar seni di Jakarta. Itu impianku.En: "I... I want to study art in Jakarta. That's my dream.Id: Aku tahu ini bukan rencana yang sudah kita bahas sebelumnya, tapi seni adalah cinta sejatiku."En: I know this isn't the plan we discussed before, but art is my true love."Id: Keheningan sejenak menyelimuti mereka.En: A moment of silence enveloped them.Id: Ayu bisa merasakan jantungnya berdebar kencang.En: Ayu could feel her heart pounding rapidly.Id: Dewi menggenggam tangan Budi erat.En: Dewi clasped Budi's hand tightly.Id: Mereka saling pandang seolah berbicara tanpa kata.En: They looked at each other as if speaking without words.Id: Akhirnya, Dewi tersenyum lembut pada Ayu.En: Finally, Dewi smiled gently at Ayu.Id: "Ayu, Nak, yang terpenting adalah kebahagiaanmu," kata Dewi.En: "Ayu, dear, what's most important is your happiness," said Dewi.Id: "Kami bangga padamu, apa pun yang kau pilih. Jika seni adalah jalanmu, kami akan mendukungmu."En: "We are proud of you, no matter what you choose. If art is your path, we will support you."Id: Budi mengangguk setuju.En: Budi nodded in agreement.Id: "Kami hanya ingin kau bahagia, Ayu."En: "We just want you to be happy, Ayu."Id: Hati Ayu melejit penuh rasa syukur dan lega.En: Ayu's heart soared with gratitude and relief.Id: Semua keraguan yang menghantuinya seakan hilang dalam sekejap.En: All the doubts that haunted her seemed to disappear in an instant.Id: Dia merasa dikelilingi oleh cinta yang tulus dari orang tuanya.En: She felt surrounded by the genuine love of her parents.Id: Hari itu, di bawah naungan pohon-pohon hijau dan langit yang cerah, Ayu menemukan keberanian untuk mengikuti impiannya.En: That day, under the shade of green trees and a bright sky, Ayu found the courage to follow her dreams.Id: Dan dari situ, sebuah hubungan yang lebih kuat dan saling memahami terbentuk di antara dia dan orang tuanya.En: And from there, a stronger and more understanding relationship was formed between her and her parents.Id: Dengan dukungan Budi dan Dewi, Ayu siap menghadapi masa depan, membawa keinginan dan cintanya pada seni ke Jakarta, sementara senyum mereka selalu ada di dalam ...
No reviews yet
In the spirit of reconciliation, Audible acknowledges the Traditional Custodians of country throughout Australia and their connections to land, sea and community. We pay our respect to their elders past and present and extend that respect to all Aboriginal and Torres Strait Islander peoples today.